Penamerah.co.id,Singkawang –Upaya mencegah kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) kembali terjadi terus dilakukan Kodim 1202/Singkawang. Tiga kawasan rawan Karhutla di Kota Singkawang menjadi sasaran patroli dan monitoring personel TNI, Jum’at (02/10/2026).
Patroli dilakukan di Kelurahan Mayasopa, Kecamatan Singkawang Timur; Kelurahan Sungai Rasau dan Setapuk Kecil, Kecamatan Singkawang Utara; serta kawasan Jalan Arteri Bandara Singkawang di Kelurahan Sedau dan Pangmilang, Kecamatan Singkawang Selatan.
Di Kelurahan Mayasopa, Babinsa Sertu Ismail bersama empat personel YTP 839/SA BKO Koramil 04/Skt yang dipimpin Letda Inf Satria Perdana melaksanakan ground check lahan terdampak Karhutla di RT 11. Pengecekan dilakukan untuk memastikan kondisi terkini lahan yang terdampak dengan luas sekitar 150 hektare.
Hasil pemantauan menunjukkan tidak ditemukan lagi api maupun asap yang muncul dari lahan terdampak. Petugas juga melakukan dokumentasi dan pengecekan kondisi lapangan sebagai bahan menentukan langkah penanganan selanjutnya.
Sementara itu, patroli di Kelurahan Sungai Rasau dan Setapuk Kecil dilaksanakan personel Koramil 1202-03/Singkawang Utara bersama lima personel Satgas BKO. Petugas tidak menemukan titik hotspot maupun aktivitas masyarakat yang akan melakukan pembakaran lahan.
Pengecekan terhadap lahan yang sebelumnya terbakar juga dilakukan untuk memastikan api telah padam dan tidak menyisakan asap. Petugas sekaligus memberikan imbauan kepada masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar.
Patroli serupa dilaksanakan di kawasan Jalan Arteri Bandara Singkawang. Personel Yon TP 839/SA BKO Kodim 1202/Singkawang bersama Babinsa Pangmilang Praka Rahmat Saniman memastikan kawasan tersebut dalam kondisi aman dan terkendali tanpa ditemukan titik api maupun asap.
Dandim 1202/Singkawang Letkol Arh Muhammad Ivan Juniar, S.I.P. menegaskan bahwa patroli akan terus dilakukan sebagai langkah deteksi dini dan pencegahan Karhutla.
“Meski kondisi di sejumlah lokasi sudah aman, kewaspadaan tidak boleh menurun. Patroli dan monitoring terus dilakukan untuk memastikan tidak ada titik api baru maupun bara yang kembali memicu kebakaran,” tegasnya.
Kodim 1202/Singkawang juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan dan tidak melakukan pembakaran saat membuka lahan. Sinergi antara TNI, masyarakat dan seluruh unsur terkait menjadi bagian penting dalam mencegah Karhutla kembali terjadi di wilayah Kota Singkawang.
(Pendim 1202/Skw)













