Kirab Budaya Grebeg Suro Pertama di Kota Singkawang siap digelar

Penamerah.co.id,Singkawang,Kalbar ~Kirab Budaya Jawa. Satu lagi event seru yang berlangsung 28-29 juni besok. Kemeriahannya akan dibuka besok dengan pawai budaya Jawa mulai jam 7 mlm. Ramaikan juga bazaar dan kulinernya di taman parkir Kridasana Singkawang.(27/6/2025).

Wakil walikota Singkawang,Selalu Meninjau Persiapan kegiatan Kirab Budaya Grebek Suro Kota Singkawang di lapangan Kridasana.agar dalam pelaksanaan berjalan dengan baik” ungkap Muhammadin.

Untuk kegiatan Kirab Budaya Grebek Suro Kota Singkawang,semoga bisa menjadi event agenda tahunan di kota Singkawang,agar mendorong perekonomian baik di bidang Pariwisata maupun UMKM bagi masyarakat Kota Singkawang.

Dalam kegiatan Kirab Budaya Grebek Suro Kota Singkawang,dengan Mengusung tema “Kirab Budaya Perkuat Toleransi, Manfaat Ekonomi untuk Kota Singkawang,” acara ini akan menjadi ajang perayaan budaya Jawa terbesar di Singkawang sekaligus mendorong geliat ekonomi kerakyatan lewat stand kuliner dan UMKM.

Kirab Budaya Grebeg Suro

Acara akan dimulai dengan open gate pukul 14.00 WIB, dan puncak kirab akan digelar pada pukul 19.20 WIB hingga selesai, menampilkan sederet atraksi budaya dan kesenian tradisional dari berbagai daerah.

Untuk tahun ini, panggung utama akan dimeriahkan oleh Guest star penampilan Ovy LIDA dan Shinta, dua penyanyi dangdut populer yang siap menggoyang ribuan pengunjung dengan tembang-tembang koplo yang energik.

Kirab Budaya Grebeg Suro pertama ini akan menghadirkan berbagai atraksi budaya, mulai dari pawai kirab, wayang kulit, kirab gunungan, campur sari, reog, tari kolosal, festival kuliner, festival jamu, jaranan buto, gambyong, cakilan hingga panggung dangdut koplo. UMKM lokal Singkawang juga akan mengisi dengan stand kuliner dan produk kerajinan, menjadi sarana menggerakkan UMKM ekonomi masyarakat.

Ketua Paguyuban Jawa Kota Singkawang (PJKS), Sutopo Arianto merupakan Anggota DPRD Kota Singkawang mengatakan, Kirab Budaya Grebeg Suro ini menjadi ruang ekspresi pelestarian seni budaya sekaligus ajang memperkuat toleransi lintas budaya di Singkawang.

“Acara ini bukan hanya pentas budaya, tetapi juga ruang silaturahmi antarwarga, mempererat persatuan, dan mendukung UMKM untuk tumbuh,” ujarnya.

Adapun rangkaiannya, pada Sabtu (27/6/2025) sore akan diisi dengan kegiatan campur sari yang merupakan ciri khas kebudayaan Jawa.

Kemudian, malam harinya dilanjutkan dengan karnaval kirab gunungan dengan start di halaman Pemkot Singkawang dan Rumah Dinas Walikota Singkawang.

“Artinya ada dua gunungan, yang pertama gunungan dari Kantor Walikota Singkawang dan satu gunungan dari Rumah Dinas Walikota Singkawang,” katanya.

Satu gunungan dari Kantor Walikota Singkawang akan diikuti sebanyak 1000 peserta, sedangkan yang satu gunungan dari Rumah Dinas Walikota Singkawang akan diikuti ibu Walikota beserta pejabat Forkopimda Kota Singkawang.

Kedua gunungan ini akan bertemu di lokasi acara yaitu di Stadion Kridasana Singkawang.

“Di lokasi acara kita suguhkan tarian kolosal, lukis batik dan sebagainya sampailah pada puncak acara yaitu memperebutkan isi gunungan berupa sayur-sayuran, buah-buahan dan hasil bumi lainnya,” ujarnya.

Rute pawai kirab akan dimulai pukul 19.20 WIB, mengambil jalur dari Jalan Firdaus (kantor Wali Kota Singkawang) menuju Jalan Gusti Sulung Lalangan hingga berakhir Taman Parkir Kridasana.

Panitia mengajak masyarakat Singkawang dan sekitarnya untuk ikut memeriahkan acara ini, acara ini terbuka untuk umum dengan open gate pukul 14.00 WIB.

Pewarta : ARY / IWAN
Editor : DM
Tim Investigasi Awak Media Mata Elang Singbebas