Bupati Ketapang Alexander Wilyo Resmikan Lisdes Harapan Baru, Pemerataan Listrik Dikebut

Penamerah.co.id,Ketapang,Kalbar— Pemerintah Kabupaten Ketapang menargetkan seluruh desa dan dusun di daerah itu sudah menikmati akses listrik paling lambat pada 2029.

Target tersebut ditegaskan Bupati Ketapang Alexander Wilyo saat meresmikan mulai beroperasinya jaringan Listrik Desa (Lisdes) di Desa Harapan Baru, Kecamatan Air Upas, Jumat (25/9/2026).

Bagi warga Harapan Baru, hadirnya listrik menjadi perubahan penting setelah bertahun-tahun menanti penerangan. Selain menunjang kebutuhan rumah tangga, listrik membuka peluang bagi kegiatan pendidikan, usaha masyarakat dan pemanfaatan teknologi di wilayah perdesaan.

Alexander mengatakan, ketika dirinya mulai memimpin Ketapang, masih terdapat sejumlah desa dan dusun yang belum terjangkau jaringan listrik. Karena itu, pemerataan listrik menjadi salah satu agenda pembangunan infrastruktur dasar yang terus didorong pemerintah daerah.

“Target kita, paling lambat tahun 2029 seluruh desa dan dusun di Kabupaten Ketapang sudah teraliri listrik,” kata Alexander.

Menurutnya, percepatan program Lisdes dilakukan melalui koordinasi antara Pemkab Ketapang, pemerintah pusat dan PLN. Pada 2026, program Listrik Desa untuk Ketapang disebut mendapat alokasi yang cukup besar di Kalimantan Barat dan pelaksanaannya terus berjalan.

Alexander juga mengingatkan agar pembangunan jaringan diikuti dengan kepedulian masyarakat dalam menjaga fasilitas kelistrikan, mulai dari tiang, kabel hingga gardu.

Bupati ketapang

Listrik Harus Diikuti Akses Internet

Alexander menilai pemerataan infrastruktur tidak cukup hanya dengan menghadirkan listrik. Akses komunikasi dan internet juga perlu diperluas, terutama di wilayah yang masih mengalami blank spot.

Ia meminta Dinas Komunikasi dan Informatika melakukan pendataan kembali terhadap desa dan dusun yang belum mendapatkan layanan komunikasi secara optimal. Data tersebut akan menjadi bahan koordinasi dengan operator telekomunikasi.

“Pembangunan harus sampai ke desa, sampai ke dusun dan benar-benar dirasakan masyarakat,” ujarnya.

Dengan demikian, masuknya listrik ke Harapan Baru bukan sekadar menyalakan lampu. Bagi Pemkab Ketapang, langkah tersebut menjadi bagian dari upaya memperluas infrastruktur dasar sekaligus mengurangi kesenjangan layanan antara wilayah perkotaan dan perdesaan.

Target 2029 pun menjadi pekerjaan lanjutan untuk memastikan desa dan dusun yang masih belum teraliri listrik dapat segera keluar dari keterbatasan infrastruktur dasar.(yh)