PBVSI Ketapang Kritik Keputusan Panitia Pertandingan Bola Voli Antar-PGRI Kecamatan Se-Ketapang, Nilai Penerapan Aturan Inkonsisten

Penamerah.co.id,Ketapang,Kalbar — Pengurus Kabupaten Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PBVSI) Ketapang menyampaikan kritik terhadap penanganan pertandingan bola voli putra antarpengurus PGRI kecamatan se-Kabupaten Ketapang dalam rangka Pekan Olahraga dan Seni (Porseni) Guru tingkat Kabupaten Ketapang.

PBVSI Ketapang menilai rangkaian keputusan panitia, mulai dari permintaan pertandingan ulang hingga penetapan juara bersama, perlu mendapatkan penjelasan secara terbuka karena dinilai menimbulkan kekecewaan dan pertanyaan mengenai konsistensi penerapan aturan pertandingan.

Persoalan tersebut bermula ketika tim bola voli putra PGRI Kecamatan Kendawangan menghadapi PGRI Kecamatan Delta Pawan. Tim PGRI Kendawangan dinyatakan kalah walkover (WO) karena tidak hadir meskipun telah beberapa kali dipanggil oleh panitia.

PBVSI Ketapang menilai keputusan wasit yang menetapkan kekalahan WO tersebut telah sesuai dengan ketentuan yang disepakati dalam technical meeting. Atas dasar itu, PBVSI Ketapang menyayangkan langkah panitia yang kemudian meminta kedua tim melaksanakan pertandingan ulang.

PGRI Delta Pawan menolak bertanding ulang dengan berpegang pada keputusan awal yang menyatakan PGRI Kendawangan kalah WO. Namun, dalam perkembangan selanjutnya, panitia justru mendiskualifikasi kedua tim tersebut.

Akibatnya, pertandingan yang semestinya mempertemukan PGRI Delta Pawan dengan PGRI Nanga Tayap untuk memperebutkan tiket ke partai final tidak terlaksana. Sementara itu, tim bola voli putra PGRI Benua Kayong dari pool lainnya telah menunggu lawan yang akan dihadapi di partai final.

Persoalan kembali menjadi perhatian setelah PGRI Kabupaten Ketapang menerbitkan surat Nomor 058/PK.PGRI.KTP/KTP/X/2026 tertanggal 15 Oktober 2026. Surat yang ditandatangani oleh ketua dan sekretaris panitia serta diketahui oleh Ketua dan Sekretaris PGRI Kabupaten Ketapang tersebut menetapkan PGRI Benua Kayong dan PGRI Nanga Tayap sebagai juara 1 bersama untuk kategori bola voli putra.

PBVSI Ketapang mempertanyakan dasar dan mekanisme penetapan juara bersama tersebut, mengingat rangkaian pertandingan sebelumnya tidak berjalan hingga penentuan juara melalui mekanisme pertandingan sebagaimana mestinya.

Menurut PBVSI Ketapang, setiap keputusan dalam kompetisi olahraga harus berpedoman pada regulasi dan kesepakatan yang telah ditetapkan sebelum pertandingan dimulai. Apabila terjadi persoalan di lapangan, penyelesaiannya harus dilakukan melalui mekanisme yang jelas, objektif, transparan, dan dapat dipertanggungjawabkan.

PBVSI Ketapang menyayangkan persoalan ini karena kompetisi olahraga semestinya menjadi sarana untuk membangun sportivitas, mempererat silaturahmi, serta mendukung pembinaan dan peningkatan prestasi atlet. Penerapan aturan yang dinilai tidak konsisten berpotensi menimbulkan kekecewaan peserta dan mengurangi kepercayaan terhadap penyelenggaraan kompetisi.Sebelum rilis media ini diterbitkan, PBVSI Ketapang menyatakan telah berupaya menghubungi Sekretaris PGRI Kabupaten Ketapang dan pihak panitia untuk meminta klarifikasi. Namun, hingga rilis ini disusun, panggilan telepon tersebut belum mendapat respons.

PBVSI Ketapang berharap pihak PGRI Kabupaten Ketapang dan panitia dapat memberikan penjelasan mengenai dasar pengambilan keputusan tersebut agar persoalan ini menjadi terang dan tidak menimbulkan polemik berkepanjangan.

“Olahraga bukan sekadar mengejar kemenangan dan gelar juara. Olahraga adalah tentang sportivitas, persaudaraan, dan keteladanan. Aturan yang telah disepakati harus dihormati dan diterapkan secara konsisten kepada seluruh peserta. Setiap persoalan harus diselesaikan melalui mekanisme yang jelas dan adil.”

PBVSI Ketapang juga mengimbau agar seluruh penyelenggara pertandingan bola voli di Kabupaten Ketapang senantiasa mengedepankan profesionalisme, menjunjung tinggi regulasi, serta memastikan setiap keputusan dilaksanakan secara transparan dan tidak merugikan peserta.

Evaluasi terhadap penyelenggaraan pertandingan ini diharapkan menjadi pembelajaran bersama demi meningkatkan kualitas tata kelola kompetisi olahraga di Kabupaten Ketapang.

PBVSI KABUPATEN KETAPANG

Menjunjung Sportivitas, Menegakkan Aturan, dan Membangun Prestasi Bola Voli Ketapang.