Lurah Sampit Ngopi Bareng Nelayan dan HNSI, Bahas Akses BBM Bersubsidi

Lurah Sampit Ngopi Bareng Nelayan dan HNSI, Bahas Akses BBM Bersubsidi di warkop KTCI Kelurahan Sampit Ketapang(20/10/2026)/dok : Suhirman
Lurah Sampit Ngopi Bareng Nelayan dan HNSI, Bahas Akses BBM Bersubsidi di warkop KTCI Kelurahan Sampit Ketapang(20/10/2026)/dok : Suhirman

Penamerah.co.id,Ketapang, Kalbar — Selasa, 20 Oktober 2026. Persoalan akses bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi bagi nelayan menjadi pembahasan dalam pertemuan santai antara Lurah Sampit, Selamet Hadi atau yang akrab disapa Bang Memed, bersama para nelayan dan perwakilan Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Kabupaten Ketapang.

Pertemuan yang dikemas dalam suasana ngopi bareng itu menjadi ajang menyampaikan aspirasi sekaligus membahas bagaimana nelayan yang berhak bisa memperoleh BBM bersubsidi untuk mendukung aktivitas melaut.

Bang Memed mengatakan, pihak kelurahan akan terus melakukan verifikasi faktual terhadap nelayan untuk memastikan data penerima sesuai dengan kondisi di lapangan.

Ia menegaskan, nelayan yang memenuhi persyaratan harus mendapatkan akses BBM bersubsidi sesuai ketentuan yang berlaku. Karena itu, verifikasi dan koordinasi dengan pihak terkait dinilai penting agar penyalurannya tepat sasaran.

 

See Also

 

“Kami akan terus melakukan verifikasi faktual untuk memastikan nelayan yang berhak bisa mendapatkan BBM bersubsidi,” demikian komitmen yang disampaikan Lurah Sampit.

Sebagai langkah tindak lanjut, koordinasi juga akan diperkuat melalui kerja sama dengan SPDN Sampit agar akses BBM bersubsidi bagi nelayan dapat berjalan lebih baik.

Perwakilan HNSI Kabupaten Ketapang, Suhardi, mengapresiasi pertemuan tersebut. Menurutnya, kegiatan seperti ini baik untuk membangun komunikasi dan koordinasi antara pemerintah kelurahan, organisasi nelayan, dan para nelayan di lapangan.

Ia berharap komunikasi yang terjalin tidak berhenti pada pembicaraan, tetapi berlanjut menjadi langkah nyata dalam memperjuangkan akses BBM bersubsidi bagi nelayan yang memenuhi ketentuan.

Bagi nelayan, BBM merupakan salah satu kebutuhan utama untuk melaut. Karena itu, pendataan yang akurat dan koordinasi dengan pihak penyalur menjadi bagian penting agar subsidi benar-benar diterima oleh mereka yang berhak.(yh)