Berita  

Haul Kedang Ke – 122 Tahun 2026 Berlansung Khidmat Mengenang Rirakat Dan Perjuangan Uti Usman Bin KH.M.Said 

Penamerah.co.id Tumbang Titi , Rangkaian peringatan Haul Kedang ke-122 Tahun dilaksanakan pada hari Jumat, 19 Juni 2026, tepat setelah berakhirnya waktu sholat Ashar. Acara berjalan dengan penuh ketertiban, kekhidmatan, serta suasana kekeluargaan yang kental dan menyentuh hati. Momen tahunan ini menjadi sarana istimewa untuk mengenang jasa sekaligus mendoakan keberkahan perjuangan Uti Usman bin KH. M. Said, seorang pejuang Islam yang gugur di medan Perang Kedang demi mempertahankan kemurnian agama, maruah umat, dan kedaulatan tanah air.

Acara ini dihadiri oleh berbagai unsur pemuka masyarakat dan lembaga, antara lain Ketua MUI Kecamatan Tumbang Titi, Ketua Tanfidziyah MWCNU Kecamatan Tumbang Titi, jajaran staf KUA Kecamatan Tumbang Titi, Ketua BKMT Kecamatan Tumbang Titi, para tokoh agama, tokoh adat, tokoh masyarakat, serta perwakilan dari lima desa lingkungan sekitar, yakni Desa Tumbang Titi, Desa Titi Baru, Desa Belaban Tujuh, Desa Pemuatan Jaya, dan Desa Segarwangi.

Turut hadir pula para zuriat atau keturunan langsung dari Uti Usman bin KH. M. Said, yaitu Uti Bahatama yang datang dari wilayah Pesaguan, serta Uti Lukman dari Dusun Pengancing, Desa Segarwangi, yang ikut menghadirkan nuansa kekeluargaan yang mendalam dalam peringatan ini.

Kegiatan dibuka secara resmi dengan sambutan yang disampaikan oleh perwakilan Laskar Kedang Tumbang Titi. Dalam amanatnya, ditegaskan bahwa penyelenggaraan Haul Kedang ini merupakan wujud nyata komitmen untuk meneruskan amanah dan gagasan luhur yang telah dirintis oleh Bapak Agus Kurniawan, seorang pemerhati sejarah Kabupaten Ketapang yang juga menjabat sebagai Penasihat Laskar Kedang Tumbang Titi.

Sejarah pencetus kegiatan ini bermula saat Bapak Agus Kurniawan bertugas sebagai Kepala KUA Kecamatan Tumbang Titi. Pada masa itu, beliau menggagas kegiatan ziarah bersama para remaja masjid ke makam-makam para syuhada Perang Kedang, termasuk ke makam Tentemak dan makam Uti Usman bin KH. M. Said. Dari kegiatan ziarah sederhana itulah, lahir tekad untuk menjadikan momen tersebut sebagai agenda rutin tahunan setiap tanggal 19 Juni. Sejak tahun 2019 hingga kini, tradisi ini terus lestari dan berkembang menjadi kegiatan besar yang dikenal sebagai Haul Kedang, yang kini dikelola dan dijaga oleh Laskar Kedang Tumbang Titi.

Rangkaian inti acara diawali dengan pembacaan tahlil dan doa bersama. Pembacaan tahlil dipimpin langsung oleh Ustaz Husaini (Staf KUA Kecamatan Tumbang Titi), dilanjutkan dengan doa yang dipimpin oleh Rois Syuriah MWCNU Kecamatan Tumbang Titi, Masudi. Suasana berubah menjadi sangat khusyuk dan penuh haru saat doa dipanjatkan, memohonkan ampunan dan rahmat Allah SWT bagi almarhum Uti Usman bin KH. M. Said, seluruh para syuhada yang gugur dalam Perang Kedang, serta para pejuang agama dan bangsa yang telah mendahului.

Dalam kesempatan tersebut, para tokoh yang hadir sepakat dan mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk terus menjaga, merawat, dan melestarikan warisan sejarah perjuangan para pendahulu. Perjuangan Uti Usman bin KH. M. Said beserta kawan-kawannya dipandang sebagai bagian tak terpisahkan dari sejarah perkembangan Islam dan sejarah perjuangan Kabupaten Ketapang, yang wajib diketahui, dipelajari, dan diwariskan nilainya kepada generasi penerus.

Melalui peringatan Haul Kedang ke-122 ini, diharapkan tumbuh kesadaran kolektif yang semakin kuat di tengah masyarakat akan pentingnya menjaga jejak sejarah serta nilai-nilai luhur yang terkandung di dalamnya. Semoga segala pengorbanan dan perjuangan para syuhada senantiasa dicatat sebagai amal jariyah yang tak terputus pahalanya, serta menjadi sumber inspirasi bagi kita semua untuk membangun masyarakat yang beriman, bersatu, dan berakhlak mulia.

“Sejarah tidak cukup hanya dikenang, tetapi harus dihidupkan kembali melalui nilai-nilai perjuangan yang diwariskan kepada generasi berikutnya.”

Haul Kedang Ke-122 Tahun — Merawat Sejarah, Menjaga Maruah, Mewariskan Perjuangan…(Tim)