Jembatan Sentangau di Ruas Jalur Bengkayang–Jagoi Babang Belum Diperbaiki, Warga Desak Pemerintah Bertindak

Penamerah.co.id,Bengkayang,Kalbar – Jembatan Sentangau yang berada di Desa Seluas, Dusun Preges, Kecamatan Seluas, Kabupaten Bengkayang, di ruas jalan raya Bengkayang–Jagoi Babang, hingga kini belum juga diperbaiki. Padahal, jembatan tersebut merupakan akses vital yang setiap hari dilalui masyarakat serta kendaraan pengangkut hasil bumi.

Kondisi jembatan yang rusak parah dikeluhkan warga karena dinilai sangat membahayakan keselamatan pengguna jalan. Kerusakan yang dibiarkan berlarut-larut membuat masyarakat resah, terutama bagi pengendara roda dua dan kendaraan bermuatan berat yang tidak memiliki jalur alternatif lain.

Menurut warga setempat, kondisi jembatan semakin memprihatinkan saat musim hujan. Permukaan jembatan menjadi licin, sementara struktur yang sudah rusak dikhawatirkan tidak mampu menahan beban kendaraan, sehingga risiko kecelakaan meningkat tajam.

“Setiap hari kami lewat sini. Kalau hujan, kami benar-benar waswas. Sampai sekarang belum ada tanda-tanda perbaikan sama sekali,” ujar salah seorang warga kepada wartawan.

Ruas jalan Bengkayang–Jagoi Babang dikenal sebagai jalur strategis yang menghubungkan pusat Kabupaten Bengkayang dengan wilayah perbatasan Indonesia–Malaysia. Namun, kondisi jembatan Sentangau justru mencerminkan lemahnya perhatian pemerintah terhadap infrastruktur dasar di jalur penting tersebut.

Selain mengancam keselamatan pengguna jalan, kerusakan jembatan juga berdampak langsung pada perekonomian warga. Distribusi hasil pertanian dan kebutuhan pokok menjadi terhambat karena masyarakat terpaksa melintas dengan risiko tinggi demi menjalankan aktivitas sehari-hari.

Warga menilai pembiaran terhadap jembatan Sentangau ini sebagai bentuk kelalaian dan mendesak pemerintah daerah serta instansi terkait untuk segera turun ke lapangan. Mereka khawatir, jika kondisi ini terus dibiarkan, bukan tidak mungkin akan memakan korban jiwa.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada penjelasan maupun pernyataan resmi dari dinas terkait di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bengkayang mengenai rencana atau jadwal perbaikan jembatan Sentangau tersebut.

( Djong Eko )