Kapolres Bengkayang Serahkan Sumur Bor Bhayangkari Peduli, Bantu Warga dan Antisipasi Karhutla

Penamerah.co.id,Bengkayang,Kalbar – Kepedulian terhadap kebutuhan air bersih masyarakat kembali diwujudkan Polres Bengkayang Polda Kalbar. Kapolres Bengkayang AKBP Syahirul Awab, S.Sos., S.I.K., bersama Ketua Bhayangkari Cabang Bengkayang Ny. Rara Syahirul Awab, menyerahkan secara simbolis bantuan sarana dan prasarana sumur bor program Bhayangkari Peduli kepada masyarakat Dusun Soha, Desa Bangun Sari, Kecamatan Teriak, Kabupaten Bengkayang, Sabtu (24/10/2026).

Bantuan sumur bor tersebut merupakan bagian dari bakti sosial dalam rangka memperingati Hari Kesatuan Gerak Bhayangkari (HKGB) ke-74 Tahun 2026. Kehadiran fasilitas ini diharapkan dapat membantu masyarakat memperoleh akses air bersih untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, sekaligus mendukung upaya penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Kegiatan tersebut dihadiri Wakapolres Bengkayang Kompol Suparwoto, S.I.P., sejumlah pejabat utama Polres Bengkayang, Kapolsek Teriak IPTU Kasianus, perwakilan Camat Teriak, Ketua Bhayangkari Ranting Teriak beserta pengurus, perangkat Desa Bangun Sari, serta masyarakat setempat.

Dalam sambutannya, Kapolsek Teriak IPTU Kasianus menyampaikan bahwa pembangunan sumur bor tersebut ditujukan untuk membantu memenuhi kebutuhan masyarakat Desa Bangun Sari. Selain dimanfaatkan untuk kebutuhan air bersih, lokasinya yang berada di dekat pos kamling juga diharapkan dapat mendukung ketersediaan sumber air ketika terjadi kebakaran hutan dan lahan di wilayah sekitar.

Kapolres Bengkayang AKBP Syahirul Awab, S.Sos., S.I.K., mengatakan bahwa pembangunan sumur bor merupakan bentuk kepedulian Polri terhadap kebutuhan dasar masyarakat, terutama di wilayah yang masih menghadapi keterbatasan sumber air bersih.

“Pembangunan sumur bor ini merupakan salah satu bentuk kepedulian kami untuk membantu masyarakat mendapatkan akses air bersih. Kami berharap fasilitas ini dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya, baik untuk kebutuhan sehari-hari maupun sebagai sumber air pendukung dalam penanganan karhutla,” ujar AKBP Syahirul Awab.

Ia menjelaskan, Polsek Teriak telah memiliki tiga titik sumur bor yang dibangun melalui program kepedulian Polri dan Bhayangkari. Satu unit di Dusun Soha, Desa Bangun Sari, merupakan bantuan program Bhayangkari Peduli dalam rangka HKGB ke-74 Tahun 2026. Sementara itu, dua unit lainnya berada di Kantor Desa Dharma Bhakti, Dusun Dungkan, Desa Dharma Bhakti, serta Dusun Temu, Desa Sumber Karya, yang dibangun melalui program Kapolres Bengkayang.

Kapolres juga menyampaikan apresiasi kepada Kapolsek Teriak beserta jajaran dan seluruh pihak yang telah mendukung proses pembangunan hingga fasilitas tersebut dapat diselesaikan dan dimanfaatkan oleh masyarakat.

Sementara itu, Ketua Bhayangkari Cabang Bengkayang Ny. Rara Syahirul Awab berharap bantuan sumur bor tersebut dapat memberikan manfaat berkelanjutan bagi warga, khususnya dalam memenuhi kebutuhan air bersih serta mendukung kesiapsiagaan masyarakat menghadapi potensi karhutla.

“Melalui program Bhayangkari Peduli dalam rangka Hari Kesatuan Gerak Bhayangkari ke-74 ini, kami berharap sumur bor yang diserahkan dapat membantu masyarakat yang membutuhkan. Semoga fasilitas ini dirawat bersama dan dimanfaatkan secara optimal, termasuk untuk mendukung penanganan karhutla,” ungkapnya.

Penyerahan bantuan sarana dan prasarana sumur bor dilakukan langsung oleh Ketua Bhayangkari Cabang Bengkayang kepada masyarakat Desa Bangun Sari yang diterima oleh Sekretaris Desa Bangun Sari, Reykie Oktabri Datu, S.E. Pemerintah desa dan masyarakat menyambut baik bantuan tersebut karena dinilai dapat membantu mengatasi keterbatasan sumber air sekaligus memperkuat kesiapsiagaan dalam menghadapi kebakaran lahan.

Melalui kegiatan ini, Polres Bengkayang bersama Bhayangkari menegaskan komitmennya untuk terus hadir dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Langkah tersebut sejalan dengan semangat “Polisi Bersama Masyarakat”, yakni membangun kepedulian, memperkuat sinergi, serta menghadirkan solusi atas kebutuhan masyarakat, termasuk dalam pemenuhan air bersih dan upaya menjaga lingkungan dari ancaman karhutla.

(Hms)