Ketum SPASI Ingatkan Pentingnya Menghormati Jurnalis dan Menjaga Etika Berbicara

Penamerah.co.id Jakarta,– Ketua Umum Solidaritas Pembela Advokat Seluruh Indonesia (SPASI), Jelani Christo, S.H., M.H., menyampaikan kritik terhadap pernyataan yang disampaikan pengacara Hotman Paris kepada wartawan Selasa (21/7).

Menurut Jelani, seorang advokat senior seharusnya mampu memberikan teladan dalam menjaga etika komunikasi, khususnya saat berinteraksi dengan insan pers.

Jelani menilai profesi advokat merupakan profesi yang mulia sehingga setiap anggotanya dituntut untuk menjaga sikap, tutur kata, serta menghormati semua pihak, termasuk jurnalis yang sedang menjalankan tugas peliputan.

“Seorang advokat senior seharusnya bisa menjadi contoh yang baik. Dalam berkomunikasi harus menggunakan etika dan menghargai rekan-rekan jurnalis yang sedang menjalankan tugasnya. Media juga memiliki peran besar dalam perjalanan karier banyak tokoh publik,” ujar Jelani dalam keterangannya di Jakarta, Selasa (21/7/2026).

Menurutnya, seorang advokat tidak sepatutnya bersikap arogan atau merendahkan lawan bicara. Dia mengingatkan bahwa etika profesi harus tetap dijunjung tinggi dalam setiap situasi.

Jelani juga mengutip Amsal 16:18 yang berbunyi, “Kesombongan mendahului kehancuran,” sebagai pengingat bahwa kehidupan terus berputar dan setiap orang perlu bersikap rendah hati.

“Kalau ingin dihargai dan dihormati, belajarlah menghargai orang lain. Kekayaan maupun jabatan hanyalah titipan Tuhan yang sifatnya sementara. Orang hebat adalah mereka yang rendah hati, seperti filosofi ilmu padi, semakin berisi semakin merunduk,” katanya.

Lebih lanjut, Jelani menyebut bahwa persoalan tersebut dikabarkan telah berujung pada laporan ke pihak kepolisian oleh wartawan. Dia mengingatkan agar setiap orang berhati-hati dalam bertutur kata karena setiap ucapan memiliki konsekuensi.

“Pepatah mengatakan, ‘Mulutmu harimaumu.’ Karena itu, setiap orang perlu bijak dalam berbicara agar tidak menimbulkan persoalan hukum maupun merugikan pihak lain,” tutupnya.*