Penamerah.co.id,Singkawang,Kalbar ~Musim kemarau yang melanda Kota Singkawang telah mengakibatkan berkurangnya suplai air baku di seluruh Instalasi Pengolahan Air Minum (IPA) milik Perumda Air Minum Gunung Poteng (AMGP Singkawang).
Kondisi ini berdampak pada kurang maksimalnya distribusi air bersih kepada pelanggan.“Suplai air baku kita menurun drastis, yang terjadi akibat faktor kemarau panjang,” ungkap YA’ SYAIFUL ANWAR, Selasa (22/7/2025).
Ya’ Syaiful anwar menjelaskan, hampir di seluruh intake bendungan milik Perumdam Gunung Poteng telah mengalami kekeringan akibat kemarau panjang. Sehingga pihaknya terpaksa mematikan sejumlah mesin pompa demi efisiensi.

“Suplai kita biasa dari intake bendungan di eria itu kapasitas bisa 80-100 liter per detik, sekarang turun drastis menjadi 0 liter per detik akibat kekeringan,” jelasnya.
Sementara persentase tingkat pelayanan perumda GP saat ini hanya mampu di kisaran 30 persen.
Dengan tingkat efisiensi kapsitas produksi yang terjadi ini sangat tidak mungkin Perumda GP dapat memaksimalkan pendistibusian air bersih kepada 26 ribu pelanggang aktif sekota Singkawang.
Kondisi ini akan lebih sulit bilamana musim kemarau tiba karena kondisi sumber air baku perumda PG yg ada semisal disungai seluang, eria dan lainnya debet airnya masih bergantung pada curah hujan.
Sementara berdasarkan estimasi tingkat pelayanan yg dibutuhkan perumda GP saat ini idealnya 60 persen dengan kapasitas kebutuhan IPA 599,52 liter/detik.
Oleh karena itu untuk memyelesaikan persoalan krisis air bersih dikota singkawang secara permanen saat ini hingga tahun 2028 maka PGP Mutlak harus melakukan peningkatan kapasitas produksi IPA dari 265 liter/detik menjadi 599,52 liter/detik.
Untuk menindaklanjuti laporan serta keluhan pelanggan air minum, pihak PERUMDA AIR MINUM GUNUNG POTENG Mengambil langkah alternatif lain l,yaitu melakukan penyemprotan atau suplai air bersih melalui pipa-pipa yang kosong.

Penyemprotan dan suplai air bersih itu di lakukan dibeberapa titik di kota singkawang,melalui Mobol Tanki Air bersih berkapasitas 6000 liter sebanyak 2 sampai 4 mobil,diantaranya,Jln.Sos Sudarso kelurahan melayu, kelurahan kuala dan di beberapa titik lainnya di kota singkawang.
Langkah yang diambil pihak PERUMDA AIR MINUM GUNUNG POTENG KOTA SINGKAWANG mungkin tidak ada setengahnya dari jumlah pelanggan air minum yang ada, sementara hanya itu langkah yang bisa kami lakukan untuk membantu pelanggan kami yang tidak bisa daat air dari pipa pengaliran normal, ujar Kepala Bagian Langganan Air Minum Gunung Poteng, YA’ SYAIFUL ANWAR.,saat ditemui Tim Awak Media Mata. ,diruang kerjanya.
Adapun sarana dan prasarana yang dibutuhkan dalam rangka meningkatkan kapasitas produksi IPA diantaranya adalah memaksimalkan sumber air baku yg ada seperti membuat Boster Air Baku untuk menambah debit air baku yang masuk ke kapasitas IPA Eksisting.
Mengambil air baku tambahan dari Hangmui Irigasi dan mencari alternatif sumber air baku lain yg debet airnya tidak tergantung terhadap curah hujan.
Seumpama sumber air baku sungai sedau walau terkontaminasi air laut namun degan teknologi masa kini realistis utk diolah, meningkatkan kapasitas sistem intake, sistem transmisi, sistem IPA, reservoar dan jaringan pipanisasi pendukungnya.
Memang utk mewujudkan itu tidak mudah, diperlukan anggaran sekitar Rp. 350 milyar. Mengingat air bersih adalah kebutuhan vital dan hajat hidup masyarakat bayak disinilah kita perlu keseriusan perintah baik itu eksekutif maupun legeslatif dalam upaya pembiayaan”,imbuh YA’ SYAIFUL ANWAR
Sumber : KEPALA BAGIAN HUBUNGAN PERUMDA AIR MINUM GUNUNG POTENG., YA’ SYAIFUL ANWAR
Pewarta : Fers
Editor : DM
Tim Investigasi Awak Media Mata Elang Singbebas













