Penamerah.co.id,Singkawang,Kalbar ~Menyemarakkan Tahun Baru Islam 1 Muharram 1476 H, Panitia Hari Besar Islam (PHBI) Kota Singkawang menggelar Pawai Taaruf berjalan kaki pada 27 Juni 2025.
Ketua PHBI mengajak seluruh pengurus masjid/surau, ormas Islam, instansi, majelis taklim, sekolah, TPQ dan seluruh umat Islam di Kota Singkawang menyemarakan Tahun Baru Islam dengan mengikuti pawai taaruf.
“Untuk semaraknya dan lebih bermakna kegiatan pawai taaruf, kiranya dapat mengirimkan utusan peserta,” katanya, (27/6/2025).
Setiap Kelompok, kata H. Ruslan dapat mengirimkan peserta minimal 30 orang. Peserta diharuskan berpakaian muslim dan muslimah serta membawa atribut seperti plang nama/spanduk ucapan Selamat Tahun Baru Islam 1447 H/2025 M.
Peserta juga diharapkan membawa simbol-simbol keislaman seperti onta, gajah, masjid dan lain-lain yang sesuai dengan nuansa Tahun Baru Islam.
“Peserta wajib mengumandangkan shalawat, qasidah dan lagu islami lainnya selama mengikuti pawai. Diperkenankan pula membawa alat tabuh,” ujarnya.
Menurutnya, setiap kelompok peserta yang memenuhi syarat akan dinilai untuk mendapatkan hadiah.
“Dan setiap peserta akan mendapatkan kupon door prize yang akan diundi setelah pawai selesai. Hadiah yang disiapkan hadiah seperti :mesin cuci, magic com, kipas angin, Kipas Angin, dispenser dan Sepeda Gunung serta door prize lainnya,” ujarnya.

Adapun rute pawai taaruf dimulai dari Masjid Raya-Jalan Merdeka-Jalan Bambang Ismoyo-Jalan Alianyang-Jalan dan finish Di Rumah Melayu Balai Serumpun Kota Singkawang.
Tahun Baru Islam yang jatuh pada 1 Muharram, atau yang dikenal juga sebagai 1 Suro dalam kalender Jawa, dirayakan oleh masyarakat Indonesia dengan berbagai tradisi yang penuh makna spiritual, budaya, dan sosial.
Setiap daerah memiliki kekhasan tersendiri dalam menyambut datangnya tahun baru Hijriah ini, mulai dari ritual religius hingga acara yang lebih bersifat kebudayaan lokal.
Berbicara mengenai 1 Muharram, tentu tidak lepas dari kisah pembuatan kalender Hijriah oleh Khalifah Umar bin Khattab dan para sahabat. Kala itu, kalender dibuat guna memudahkan urusan administrasi surat-menyurat yang sering membingungkan karena tidak adanya penanggalan jelas.
Dilansir laman Muhammadiyah, setelah diskusi, Khalifah Umar dan para sahabat sepakat untuk menggunakan momen hijrahnya Nabi Muhammad SAW ke Madinah sebagai tahun pertama kalender. Adapun bulan yang disetujui berada di urutan pertama adalah Muharram.
Tim awak media menyambangi peserta pawai ta’aruf dari Warga Sungai Bulan Kecamatan Singkawang Utara , Kami warga Sungai Bulan sangat Apresiasi buat PHBI dan Pemerintah Kota Singkawang,yang mana setiap tahunnya selalu memperingati 1 Muharram dengan meriah,sehingga kami setiap tahun selalu mengikuti kegiatan ini,”ungkap ketua RT.Sungai Bulan Nofrial Annas.
Dengan pawai ta’ruf diharapkan masyarakat Islam terketuk ingatannya akan perjuangan Nabi Muhammad SAW yang tidak mudah. Hal ini kemudian diharapkan jadi pemantik api semangat dakwah yang perlu dilakukan sampai akhir zaman, baik kepada pihak internal umat Islam maupun eksternal.” Ungkap Nofrial Annas.
Pawai tersebut diikuti ratusan kelompok peserta dari pengurus masjid/surau, ormas Islam, instansi, majelis taklim, sekolah/pesantren dan TPQ dengan mengenakan pakaian dan atribut islami serta membawa ornamen berciri khas perjuangan perjalanan hijrah Nabi Muhammad SAW dari Mekkah ke Madinah
Selepas bendera start dikibarkan oleh Walikota Singkawang Tjhai Chui Mie, SE, MH di Masjid Raya Singkawang, seluruh peserta bergerak menyusuri Jalan sembari mengumandangkan dzikir dan sholawat.
Diatas panggung, Tjhai Chui Mie, SE, MH Walikota Singkawang, memuji antusias umat Islam Kota Singkawang dalam menyemarakkan 1 Muharram 1476 H. Ia pun mengapresiasi konsistensi PHBI menyelenggarakan perayaan hari-hari besar Islam.
“Setiap pelaksanaan perayaan Tahun Baru Islam, saya selalu merasakan energi positif warga yang selalu meningkat disetiap tahunnya,” ungkap Tjhai Chui Mie, SE, MH
“Terima kasih kepada PHBI Kota Singkawang yang selalu konsisten, fokus dan serius di setiap kegiatan yang dilaksanakannya dalam memberikan suasana yang baik bagi Kota Singkawang, Kota Tertoleran di Indonesia,” lanjut Tjhai Chui Mie, SE, MH.
Bertemakan “Merajut Ukhuwah Menggapai Berkah”, Tjhai Chui Mie, SE, MH berharap peringatan 1 Muharram kali ini tidak hanya memperkokoh ukhuwah Islamiyah namun juga ukhuwah Watoniyah (persatuan bangsa) bersemangatkan Bhineka Tunggal Ika.
“Pada peringatan tahun baru islam kali ini dan ditengah keberagaman agama, suku, adat dan budaya, saya harap kita bisa memelihara semangat ukhuwah Islamiyah dan juga ukhuwah Watoniyah kita sebagai sesama anak bangsa Indonesia yang berbhineka tunggal Ika,” harapnya.
Di kesempatan tersebut pula, Tjhai Chui Mie, SE, MH mengajak seluruh warga membangun Singkawang dengan prestasi yang membanggakan menuju kota yang lebih baik.
“Mari kita bangun Singkawang dengan prestasi-prestasi yang membanggakan sebagai tahapan Singkawang menuju kota yang lebih baik lagi,” ajaknya.
Sementara, Ketua PHBI Kota Singkawang, H. Ruslan meminta masyarakat selalu mendukung seluruh program Pemkot Singkawang yang Ia nilai pasti baik untuk kemajuan Kota Singkawang.
“Saya berharap masyarakat selalu mendukung seluruh program yang dicanangkan oleh Pemkot Singkawang, karena program tersebut pastilah baik untuk masyarakat,” ucap pria yang biasa di sapa Haji Bol.
Ia juga meminta seluruh peserta dan penonton bisa menjaga kebersihan selama pelaksanaan pawai tersebut.
“Utk seluruh peserta dan masyarakat yang menyaksikan, saya minta tetap selalu menjaga kebersihan dengan membuang sampah pada tempatnya, karena Islam tidak hanya mengajarkan tentang kebersihan hati dan diri kita, namun juga kebersihan lingkungan sekitar,”ungkap Tjhai Chui Mie, SE, MH.
Pewarta : Ary
Editor : DM
Tim Investigasi Awak Media Mata Elang Singbebas













