Penamerah.co.id,Singkawang,Kalbar ~Emon menyampaikan harapannya kepada kepemimpinan Wali Kota, Tjhai Chui Mie dan Wakil Wali Kota, Muhammadin, agar isu banjir tidak hanya ditangani secara seremonial, tetapi dengan aksi nyata yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.
“Sebagai bagian dari masyarakat, saya melihat persoalan banjir sebagai isu yang harus ditangani secara serius dan berkelanjutan.
Bukan hanya sebagai bagian dari rutinitas seremonial, tetapi juga aksi nyata yang bisa langsung dirasakan oleh warga,” ujarnya, (24/4/2025)
Ia mengapresiasi langkah awal Pemkot Singkawang yang menggelar aksi gotong royong di sejumlah titik rawan genangan, seperti Jalan Firdaus, Alianyang, dan Antasari.
Namun demikian, Emon menekankan kegiatan tersebut tidak boleh berhenti hanya sebagai agenda sesekali.
“Pemkot sudah memulai langkah baik dengan melibatkan masyarakat dalam aksi gotong royong. Tapi saya berharap kegiatan ini tidak berhenti di satu-dua kali pelaksanaan saja.
Harus ada konsistensi dan evaluasi berkala agar dampaknya benar-benar terasa,” tambahnya.
Menurutnya, penanganan banjir bukan sekadar pembangunan fisik infrastruktur, melainkan juga tentang membangun kesadaran kolektif dan perubahan pola pikir dalam menjaga lingkungan.
“Penanganan banjir bukan hanya tentang membangun infrastruktur, tapi juga soal mengubah pola pikir semua pihak agar lebih peduli terhadap lingkungan,” katanya.
Lebih lanjut, Emon menegaskan pihaknya siap mendukung penuh setiap langkah yang diambil Pemkot, namun juga akan terus mengawal agar program ini tidak berhenti sebagai janji politik.
“Saya mendukung penuh upaya Pemkot, tapi juga akan terus mengingatkan agar prioritas ini dijalankan dengan serius, tepat sasaran, dan tidak hanya menjadi janji politik belaka,” tutupnya.
Pewarta : Iwan
Tim Investigasi Awak Media Mata Elang Singbebas













