Berita  

Cerita Sedih di Balik Kejuaraan Bola Voli Pasir: Semangat, Luka, dan Harapan Atlet Muda Kalbar

Penamerah.co.id Kayong Utara| Pagelaran VolCom Tournament Kejurprov Junior Bola Voli Pasir U-18 se-Kalimantan Barat 2025 resmi ditutup oleh Ketua Komunitas Voli Pantai sekaligus Ketua Komite Bola Voli Pasir PBVSI Kalbar, H. Aran Darajad, SE. Turnamen berlangsung di lapangan outdoor biasa, menghadirkan drama, semangat, dan talenta muda yang mencuri perhatian.

Turnamen tahun ini menghadirkan segalanya—pertarungan sengit, momen yang menguras air mata, hingga munculnya talenta-talenta muda yang mencuri perhatian publik.

Penutupan dilakukan oleh Ketua Komunitas Voli Pantai sekaligus Ketua Komite Bola Voli Pasir PBVSI Kalbar, H. Aran Darajad, SE, yang memberikan apresiasi tinggi atas kerja keras seluruh kontingen dan panitia.

“Kejuaraan ini bukti bahwa semangat atletik Kalbar tidak pernah padam,” ujarnya. Aran menambahkan bahwa hasil kejurprov akan dibawa ke Pengprov PBVSI Kalbar menjadi dasar evaluasi dan peluang bagi atlet muda untuk tampil di Kejuaraan Nasional Junior Ia juga menekankan pentingnya ruang komunikasi yang lebih terbuka demi kemajuan voli pasir di Kalbar.

Putri: Tim Pendatang Mengejutkan, Pontianak Duel di Puncak

Turnamen putri menyajikan cerita paling mengejutkan: **tim Bengkayang**, yang datang hampir tanpa persiapan, justru melejit hingga semifinal. **Desti dan Tiara** tampil tanpa beban, tetapi dengan mental baja yang membuat penonton terbelalak.

Namun, perjalanan “tim kejutan” itu terhenti oleh ketangguhan Kota Pontianak 2

Final putri kemudian berubah menjadi “perang saudara” antara dua tim Kota Pontianak:

Pontianak 1 (Nadya & Chantika)

Pontianak 2 (Bilqis & Elvira)

Pertandingan berlangsung panas sejak awal. Set pertama ketat, set kedua penuh tekanan, dan set ketiga berubah menjadi panggung pertaruhan mental. Sorak penonton pecah setiap kali angka berubah.

Pada akhirnya, Bilqis dan Elvira dari Pontianak 2 tampil sebagai pahlawan setelah memenangkan duel seru dengan skor 26–24, 21–9, 10–15. Kemenangan itu menegaskan dominasi Kota Pontianak di sektor putri.

Putra: Cedera Mengubah Jalan Pertandingan, Kayong Utara Kembali Berkuasa

Di sektor putra, drama terjadi bukan hanya pada skor, tetapi juga pada kondisi fisik atlet. Kayong Utara 1 (Parel & Wayan)tampil solid sejak babak penyisihan dan melaju mulus ke final.

Namun semifinal lainnya menjadi momen paling memilukan turnamen ketika Pontianak 1 (William & Rifzi)yang sedang unggul satu set—terpaksa mengakhiri laga lebih awal akibat cedera yang menimpa keduanya di tengah set kedua. Wasit menetapkan mereka kalah (retired), membuat Sambas (Fabio & Fathir) melaju ke final.

Meski demikian, Sambas gagal mengulang kejutan di partai puncak. Pengalaman Kayong Utara 1 berbicara lantang, dan mereka menutup pertandingan dengan kemenangan 21–16 dan 21–14, memastikan gelar juara kategori putra kembali ke tangan Kayong Utara.

Klasemen Akhir Kejurprov Voli Pasir U-18 Kalbar 2025

PUTRA

Juara 1: Kayong Utara 1 Parel / Wayan Jayesta

Juara 2: Sambas Fabio Aditya / Fathir Muhammad*

Juara 3 Bersama:

Pontianak 1 William Antony / Rifzi Firdan Darajad

Pontianak 2 Akmal Jadid / Mujadidin

PUTRI

Juara 1: Pontianak 2 Bylqis Eka Regita / Elvira Sonia Naekefi

Juara 2:Pontianak 1 Nadya Safira / Chantika Keysa Namira

Juara 3 Bersama:

• Bengkayang Desti Rahmawati / Tiara Vivi

• Kubu Raya 2 Tasya Wulandara / Keysya

Penutup: Harapan Baru untuk Voli Pasir Kalbar

Kejurprov 2025 bukan sekadar mencari juara, tetapi juga menjadi panggung lahirnya generasi baru atlet voli pasir Kalimantan Barat. Dengan performa yang mengesankan dan atmosfer yang hidup sepanjang turnamen, banyak pihak berharap kejuaraan ini menjadi langkah awal kebangkitan voli pasir Kalbar di tingkat nasional.

 

(Red)