Berita  

Dugaan Ekspedisi Hantu Pelabuhan Tikus, Ini katanya P2 Bea Cukai Karimun

banner 120x600

penamerah .co.id Karimun Kepri – Tanjung balai Karimun merupakan pusat industri dan perdagangan tidak jauh dari negara tetangga Malaysia dan perbatasan Singapura seperti berapa tempat ada jalur pelabuhan tikus kolong kelurahan lakam kecamatan sungai kabupaten Karimun.

Aktivitas kegiatan terdapat bongkar muat di pelabuhan tikus sering di namakan pelabuhan rakyat kegiatan masih berlangsung ada dugaan pengiriman barang pekan baru dan Pontianak. Aktivitas di pelabuhan tikus dan pelabuhan rakyat menjadi tempat para mafia penyeludupan menghindari pajak sampai sekarang masih berlanjut tidak jauh dari kantor polres Karimun

Aneh Lagi padahal sampai saat ini di tanjung balai Karimun sendiri belum ada pelabuhan resmi untuk kegiatan bongkar muat impor dan ekspor. Untuk pelabuhan dengan status kawasan pabean hanya pelabuhan roro parit rempak dan pelabuhan penumpang taman bunga dengan lay out lama sebelum renovasi.

Dari pantauan tim bergerak di lapangan, pelabuhan sungai lakam, menemukan kegiatan Bongkar Muat berapa barang tong air plastik, kasur alat elektronik dan sofa kursi kebanyakan barang bekas ada juga motor, pemain barang barang bekas Duga ada barang dari luar negri selalu memanfaatkan masyarakat Tempatan sebagai perkerja tukang angkat pelabuhan dan untuk mengangkut barang dari mobil ke kapal biar tidak terendus media dan Penegak hukum di wilayah

Tim kemudian mencoba menanyakan kepada wakil salah satu perkerja menyatakan semua barang orang, kami cuma perkerja aja pak ” yang tidak mau tau apa sisi dalam bungkusan atau kardus ucapanya tidak mau sebutkan namanya,”

mengatakan” kami ini hanya buruh angkat barang, kalau mengenai isi dalam kardus kami tidak mengetahui dan masalah dokumen barang, kami tidak mau tau, yang penting kami ada pekerjaan ucapannya UC (inisial) 20/9/2022

Lokasi sebelah menyatakan Inisial BY sebagai kapten kapal barang barang ini mau bawa ke pekan baru, yang punya barang tinggal dekat pelabuhan tapi nama tidak tahu. Kalau kapal depan itu memang tujuan Pontianak nama kapten bambang” ucapan

Hasil penelusuran di lapangan, barang barang yang diangkut diduga non cukai, barang balpress ( barang seken Singapura ) dan banyak macam barang lainnya yang tidak memiliki dokumen resmi dari Bea Cukai

Tim menghubungi salah satu pemilik pelabuhan nama santo menjelaskan kalau masalah pemilik yang punya barang saya’ tidak tahu, memang pelabuhan milik saya, coba tanya di kapal siapa pemilik barangnya tersebut. cepat cepat telpon selular di matikan’katanya. 20/9/2022

P2 bea cukai pak Iqbal menjelaskan Ada info apa bang? Kalau ada info2 bisa ke Bobby langsung, kalau untuk pemberitaan silakan langsung ke seksi Penyuluhan dan Layanan Informasi ya bang “tutur’  melalui WhatsApp 22/9/2022

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *