Penamerah.co.id,Singkawang,Kalbar ~Dalam rangka menurunkan angka stunting, menekan laju inflasi, sekaligus menjaga stabilitas harga komoditas bahan pokok yang mulai merangkak naik, Pemerintah Kota Singkawang menggelar operasi pasar di Pusat Kota tepatnya di Terminal Bengkayang Kota Singkawang, Kalimantan Barat, pada Rabu (23/4/2025).
Dengan operasi pasar, diharapkan daya beli masyarakat meningkat dan angka stunting bisa diturunkan hingga nol persen.
Pemerintah melalui Dinas terkait melakukan operasi pasar di pasar tradisional untuk menstabilkan harga sembako. Harga beberapa komoditas seperti beras, gula, dan minyak goreng agar mengalami penurunan harga.”
Dalam Operasi ini dihadiri langsung oleh Gubernur Kalimantan Barat Drs. H. Ria Norsan, MM.,MH beserta Walikota dan Wakil Walikota Singkawang,Bank Kalbar dan Instansi Terkait.
Dalam operasi pasar ini ada beberapa komoditas yang mengalami penurunan harga adalah beras, gula, dan minyak goreng. Harga beras turun dari Rp 10.000 menjadi Rp 8.000 per kilogram.
Harga gula turun dari Rp 12.000 menjadi Rp 10.000 per kilogram. Harga minyak goreng turun dari Rp 15.000 menjadi Rp 12.000 per liter. Dari harga semesti nya harga 90 RB diberi diskon 40 persen menjadi 50 RB rupiah harga sembako.
“Kami berharap operasi pasar ini dapat membantu meningkatkan daya beli masyarakat dan menstabilkan harga sembako di pasar tradisional,” kata Kepala Dinas Disperindagkop dan UKM.
Operasi pasar ini akan terus Dilakukan untuk Memastikan Ketersediaan Dan stabilitas Harga Sembako. Di Pasar Tradisional di kota Singkawang Dan Sekitarnya.
Dan untuk menurunkan angka stunting, menekan laju inflasi, sekaligus menjaga stabilitas harga komoditas bahan pokok yang mulai merangkak naik.” Ungkap Gubernur Kalimantan Barat
Pewarta : Iwan Sasmita
Tim Investigasi Awak Media Mata Elang Singbebas













