Penamerah b.co.id Jakarta — Sepulang dari kunjungan kerja di Bogor, Teddy Indra Wijaya (Seskab Teddy) langsung melanjutkan agenda dengan memenuhi undangan Listyo Sigit Prabowo untuk bertemu dan berdialog dengan sejumlah perwakilan federasi buruh. Pertemuan berlangsung pada pukul 21.00 WIB di posko terpadu kawasan silang Monas, Jakarta.30/4
Dialog yang digelar dalam suasana hangat dan terbuka tersebut menjadi ruang komunikasi langsung antara pemerintah, kepolisian, dan para pekerja. Sejumlah perwakilan buruh yang telah tiba di Jakarta menyampaikan berbagai aspirasi dan pandangan mereka, khususnya terkait isu-isu ketenagakerjaan yang menjadi perhatian menjelang peringatan Hari Buruh Internasional pada 1 Mei.
Dalam pertemuan itu, para buruh mengangkat beragam topik, mulai dari perlindungan tenaga kerja, kesejahteraan, hingga harapan terhadap kebijakan pemerintah yang dinilai lebih berpihak pada pekerja. Aspirasi tersebut disampaikan secara konstruktif dalam forum diskusi yang berlangsung santai namun substansial.
Seskab Teddy menegaskan pentingnya keterbukaan komunikasi antara pemerintah dan pekerja. Ia menyampaikan bahwa pemerintah terus berupaya mendengar serta menampung masukan dari berbagai elemen masyarakat, termasuk kalangan buruh, sebagai bagian dari proses perumusan kebijakan yang lebih inklusif.
Sementara itu, Kapolri Listyo Sigit Prabowo menekankan komitmen aparat keamanan dalam menjaga situasi tetap kondusif, khususnya menjelang dan selama peringatan Hari Buruh. Ia mengajak seluruh elemen buruh untuk menyampaikan aspirasi secara damai dan tertib, sehingga peringatan May Day dapat berjalan aman serta memberikan ruang ekspresi yang positif.
Pertemuan ini juga mencerminkan sinergi antara pemerintah dan aparat keamanan dalam memastikan bahwa momentum Hari Buruh tidak hanya menjadi ajang peringatan, tetapi juga wadah dialog yang produktif. Kehadiran langsung pejabat pemerintah di tengah perwakilan buruh dinilai sebagai langkah penting dalam membangun kepercayaan serta memperkuat hubungan antara negara dan pekerja.
Menjelang peringatan Hari Buruh pada 1 Mei, berbagai elemen buruh dari sejumlah daerah diketahui telah mulai berdatangan ke Jakarta. Posko terpadu di kawasan Monas menjadi salah satu titik koordinasi penting, baik untuk komunikasi maupun pengamanan kegiatan.
Dengan adanya dialog ini, diharapkan berbagai aspirasi yang disampaikan dapat menjadi bahan pertimbangan dalam penyusunan kebijakan ke depan, sekaligus menciptakan suasana peringatan Hari Buruh yang aman, tertib, dan penuh makna.kutip sekretariat kabinet.
(Red)













