Penamerah.co.id|PESAWARAN, (14 Oktober 2026) — Harapan masyarakat Desa Hanau Berak, Kecamatan Padang Cermin, Kabupaten Pesawaran, untuk kembali menikmati akses jembatan gantung yang memadai semakin mendekati kenyataan. Revitalisasi Jembatan Gantung Garuda menuju Tempat Pemakaman Umum (TPU) Dusun Hanau Berak Induk kini terlihat hampir rampung dan diharapkan segera dapat dimanfaatkan kembali oleh masyarakat.
Progres revitalisasi tersebut disambut antusias warga. Bagi masyarakat setempat, jembatan bukan sekadar sarana penyeberangan, melainkan akses penting yang menunjang mobilitas, aktivitas sosial, serta kebutuhan keluarga saat mengantarkan kerabat ke tempat peristirahatan terakhir.
Selain jembatan menuju TPU, satu jembatan gantung lainnya yang menghubungkan kawasan permukiman dengan Dusun Keroya Baru juga menjadi bagian dari Program Revitalisasi Jembatan Gantung Garuda Merah Putih. Kedua jembatan tersebut memiliki peran strategis dalam mendukung konektivitas dan mempermudah aktivitas masyarakat di wilayah pedesaan.
Program revitalisasi ini diawali dengan kegiatan peletakan batu pertama atau groundbreaking pada 10 September 2026 oleh Kodam XXI/Raden Intan. Pelaksanaan di lapangan melibatkan satuan kewilayahan TNI, termasuk Koramil 0421 Padang Cermin, sebagai bagian dari upaya mendukung pembangunan infrastruktur yang dibutuhkan masyarakat.
Kegiatan groundbreaking tersebut disaksikan unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Padang Cermin, di antaranya Danramil 0421 Padang Cermin, Kapolsek Padang Cermin, Camat Padang Cermin, Kepala Desa Hanau Berak, serta masyarakat setempat. Sinergi lintas unsur ini menjadi bagian penting dalam mendukung pelaksanaan program agar manfaatnya dapat dirasakan secara langsung oleh warga.
Menjelang rampungnya pekerjaan, masyarakat berharap kedua jembatan tersebut segera dapat digunakan setelah seluruh tahapan pengerjaan selesai dan kelayakan penggunaannya dipastikan. Keberadaan akses yang lebih memadai diharapkan memperlancar perjalanan, meningkatkan kenyamanan, serta menunjang kebutuhan masyarakat dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.
“Kami sangat mengapresiasi revitalisasi Jembatan Gantung Garuda Merah Putih yang dilaksanakan melalui Kodam XXI/Raden Intan, dengan keterlibatan Kodim 0421/Lampung Selatan dan Koramil Padang Cermin. Pengerjaannya terlihat hampir selesai. Kami berharap dalam waktu dekat jembatan ini bisa kembali kami akses,” ujar seorang warga Hanau Berak.
Menurut warga, revitalisasi tersebut merupakan langkah yang telah lama dinantikan karena berkaitan langsung dengan kebutuhan masyarakat. Jembatan menuju TPU memiliki nilai sosial dan kemanusiaan, sedangkan akses menuju Dusun Keroya Baru diperlukan untuk memperlancar hubungan antarpemukiman serta mendukung mobilitas warga.
Lebih dari sekadar pembangunan fisik, revitalisasi kedua jembatan ini menghadirkan harapan baru bagi masyarakat. Infrastruktur yang memadai dapat membantu memperpendek hambatan perjalanan, memperlancar mobilitas, dan membuka akses yang lebih baik bagi warga dalam memenuhi berbagai kebutuhan sosial maupun aktivitas sehari-hari.
Apresiasi masyarakat Hanau Berak menjadi gambaran pentingnya pembangunan yang menyentuh kebutuhan nyata di tingkat desa. Keterlibatan Kodam XXI/Raden Intan, Kodim 0421/Lampung Selatan, dan Koramil Padang Cermin diharapkan semakin memperkuat kemanunggalan TNI dan rakyat melalui program yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Kini, masyarakat Hanau Berak menantikan penyelesaian akhir revitalisasi kedua jembatan tersebut. Warga berharap akses menuju TPU kembali lancar, perjalanan menuju Dusun Keroya Baru semakin mudah, dan Jembatan Gantung Garuda menjadi penghubung yang bermanfaat sekaligus mempererat kebersamaan masyarakat di Kecamatan Padang Cermin.
(Suf)













