Penamareh.co.id,Bengkayang,Kalbar |Sabtu 25/10/2025 |Dalam klarifikasi yang menyatakan bahwa saat ini proyek jembatan ruas jalan : Anjungan-Karangan-Bengkayang dokumentasi dari Poto awak media tahun 2024 lalu,
Sedangkan saat investigasi awak media penamerah.co.id di lapangan mengakui adanya kerusakan pada aspal jalan pendekat jembatan yang sudah terjadi beberapa bulan setelah pembangunan selesai, dan beralasan hal tersebut masih dalam masa pemeliharaan mutu dan kualitas.
Kontraktor juga menyebutkan beberapa jembatan di antara nya:
1. Jembatan lirang 2 desa salaas / pakato
2. Jembatan mentir desa tunang
3. Jembatan konyong 2 desa tiang tanjung
4. Jembatan kadang 2 desa setia jaya.
bahwa fakta di lapangan tidak ada kerusakan seperti dugaan, warga penguna jalan dan juga tokoh masyarakat bernama dapit, saat di jumpai awak media mengatakan jembatan tersebut baik saja dan penimbunan pun tidak menyusut,ada pun kerusakan aspal di penimbunan seperti yang di duga tersebut oleh penggunaan jalan yang bobot angkutan armada berkapasitas berat yang tidak sesuai standar, wajar ungkap nya.
Namun, mereka berupaya melakukan perbaikan agar kualitas jalan dan jembatan dapat bertahan lama meskipun kondisi saat ini belum memuaskan.
Jadi penjelasan kontraktor menekankan bahwa pengerjaan proyek belum sepenuhnya tuntas karena masih dalam proses perbaikan terhadap bagian yang mengalami kerusakan, dengan alasan bukan faktor mutu material dan pengawasan, akan tetapi beban lalu lintas sebagai penyebab utama kerusakan dini proyek ini.
perusahaan menegaskan bahwa seluruh pekerjaan dilakukan sesuai standar teknis yang berlaku dan sesuai kontrak dengan pengawasan ketat dari pihak terkait.
Mereka menyatakan bahwa dugaan kualitas asal jadi,merupakan persepsi yang belum sepenuhnya menggambarkan kondisi riil proyek.
PT Genta Bangun Nusantara juga menjelaskan bahwa beberapa kerusakan yang muncul beberapa bulan setelah proyek selesai sedang dalam masa pemeliharaan dan perbaikan sesuai dengan ketentuan kontrak.
Mereka berkomitmen untuk memperbaiki dan memastikan kualitas jembatan agar dapat bertahan lama dan berfungsi optimal untuk masyarakat.
Perusahaan juga mengajak semua pihak untuk melihat proses perbaikan yang sedang berjalan sebagai bukti keseriusan dalam memenuhi tanggung jawab proyek.
Jadi klarifikasi resmi dari PT Genta Bangun Nusantara adalah pembelaan atas kualitas pekerjaan mereka dengan penjelasan bahwa proyek masih dalam masa pemeliharaan dan mereka berkomitmen memperbaiki bagian yang mengalami kerusakan agar memenuhi standar mutu.(RED)
Pewarta : Djong Eko













