Merampot : Proyek Waterfront Sambas Terbengkalai,Janji Sutarmidji di Nilai Bohong

Penamerah.co.id Pontianak,Kalbar ~22 Nopember 2024.Selama masa kampanye Pilkada 2024 Mantan Gubernur Kalbar yang mencalonkan diri kembali sebagai Gubernur Kalbar terlihat lebih sering berkampanye ke Kabupaten Sambas untuk mencari dukungan.

Namun disayangkan Calon Nomor Urut 01 itu tidak pernah berkunjung ke kawasan Kraton Sambas untuk melihat kegagalan proyek waterfront Sambas yang kini terbengkalai karena kebijakan Sutarmidji yang menghentikan dan tidak melanjutkan proyek kebanggaannya selama menjabat Gubernur Kalbar.

Salah seorang warga bernama Zainal yang tinggal di kawasan Dalam Kaum Sambas yang tidak jauh dari Lokasi Proyek Waterfront Sambas yang gagal tersebut menyayangkan terbengkalainya pembangunan Waterfront Sambas karena kabijakan Sutarmidji yang menghentikan proyek tersebut setelah terjadi masalah hukum.

Kondisi Jalan di Kawasan Dalam Kaum juga hancur akibat pembangunan Proyek Waterfront yang sampai sekarang tidak diperbaiki sehingga sangat mengganggu usaha ekonomi masyarakat yang membuka usaha dikawasan Kraton Sambas. Harusnya Sutarmidji mengakui kegagalan proyek kebanggaannya itu dan tidak malu untuk mengakui kepada masyarakat sambas, bukan malah menjanjikan membangun Kawasan Gerbang Kota Sambas.

Harusnya Sutarmidji datang berkampanye ke kawasan waterfront Sambas dan membuat program program baru untuk memulihkan kondisi waterfront sambas yang porak poranda akibat kegagalan Proyek dari Dinas PU Provinsi Kalbar itu yang dulunya di Janjikan Sutarmidji akan diselesaikan,tambah Zainal dengan nama Kesal.

Sebelumnya kata Zainal masyarakat sambas sempat memasang baliho besar di lokasi Waterfront Sambas sebagai wajud protes mereka kepada Janji Sutarmidji yang akan bertanggungjawab terhadap proyek waterfront Sambas yang gagal terswbut.

Baliho dengan Gambar Sutarmidji mantan Gubernur Kalbar itu juga bertuliskan “Mana Janji Gubernur, “kami masyarakat Sambas, menanyakan kepada mantan Gubernur Kalimantan Barat Sutarmidji,

Sebagaimana janjinya akan menyelesaikan pembangunan waterfront Keraton Kesultanan Alwatzikhoebillah Sambas sebelum berakhir masa jabatannya.Namun janji tersebut adalah bohong belaka bahkan Ternyata kondisinya kini masih dalam keadaan hancur lebur dan merusak kawasan Cagar Budaya Kraton Sambas.

Sementara itu seorang anggota DPRD Kalbar dapil Kabupaten Sambas H.Subhan Nur dalam jejak digitalnya menunjukan bahwa ia selama ini paling getol menyuarakan agar Sutarmidji bertanggungjawab atas kegagalan Proyek Waterfront Sambas .

Menurutnya dalam beberapa pernyataan di Media bahwa Mantan Gubernur Sutarmidji yang mempunyai kebijakan membangun Waterfront Sambas dan beliau juga yang menghentikan proyek tersebut dengan alasan ini-itu dan orang lain yang disalahkan.

Sementara kalau proyek berjalan bagus seperti Rumah Melayu Sambas dia paling depan mengakuinya, giliran proyek yang gagal seperti waterfront Sambas lempar tanggungjawab dan malu mengakuinya. Ujar Subhan Nur di beberapa link media sosial.

Proyek penataan kawasan Waterfront Sambas senilai 8 Milyar Rupiah dikawasan Kraton Sambas mulai dilaksanakan pada tahun 2022 namun Ambruk dan tidak dilanjutkan setelah fihak fihak yang bertanggungjawab menjalani proses hukum dan sampai sekarang tidak ada kelanjutannya. Janji Sutarmidji sejak 5 tahun lalu yang akan membenahi kawasan Kraton Sambas hanyalah Janji tinggal Janji.

Sumber TIM REDAKSI

Tim Investigasi Awak Media Mata Elang Singbebas