Penamerah.co.id Ketapang,Kalbar — AKBP Putra Pratama kembali bertugas di Kabupaten Ketapang. Setelah sebelumnya menjabat Kasat Reskrim Polres Ketapang pada 2016–2017, perwira lulusan Akpol 2008 itu kini dipercaya mengemban tugas sebagai Kapolres Ketapang.
Mengawali tugasnya sebagai Kapolres, Putra langsung menyoroti persoalan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang masih terjadi di sejumlah wilayah Ketapang.
Menurut Putra, penanganan karhutla tidak cukup hanya dengan memadamkan api. Pemerintah dan aparat juga perlu menginventarisasi lokasi serta memastikan status dan kepemilikan lahan yang terbakar.
“Dalam jangka pendek, bagaimana memadamkan api dan menginventarisasi lahan, siapa pemiliknya, termasuk HGU siapa,” ujar Putra.
Menjadi Kapolres Ketapang merupakan pengalaman pertama Putra sebagai pimpinan kewilayahan. Sebelumnya, ia pernah bertugas di Bareskrim Polri, menjabat Kasat Reskrim Polres Ketapang, serta menjadi Kapolsek Tambora.
Putra mengaku tidak pernah membayangkan mendapat kepercayaan untuk memimpin Polres Ketapang. Namun, setelah menerima amanah tersebut, ia menyatakan siap menjalankan tugas dan memberikan pengabdian terbaik kepada masyarakat.
Ia juga memastikan membuka ruang komunikasi bagi masyarakat yang membutuhkan akses langsung kepada Kapolres.
Di sisi lain, Putra menyatakan akan melanjutkan sejumlah program yang telah berjalan selama kepemimpinan Muhammad Harris.
“Saya akan melanjutkan program-program abang saya, Bang Muhammad Harris,” katanya.
Sementara itu, Muhammad Harris menyampaikan apresiasi kepada berbagai pihak yang telah mendukungnya selama 14 bulan memimpin Polres Ketapang.
Menurut Harris, berbagai persoalan di daerah dapat dihadapi melalui kerja sama dan sinergi antara kepolisian, pemerintah daerah, Forkopimda, tokoh adat, hingga pemerintah desa.
“Bukan kompetisi, tetapi saling bersinergi,” kata Harris.
Ia berharap sinergi yang telah terbangun dapat terus dilanjutkan, khususnya dalam menghadapi persoalan karhutla yang masih menjadi perhatian di Ketapang.
Harris juga berpesan kepada Putra agar tidak ragu melibatkan berbagai pihak dan meminta dukungan ketika menghadapi persoalan di lapangan.
Pada kesempatan yang sama, Bupati Ketapang Alexander Wilyo menyampaikan apresiasi atas pengabdian Muhammad Harris selama memimpin Polres Ketapang.
Kepada Putra, Alexander menyambut baik kembalinya perwira tersebut ke Ketapang. Menurutnya, pengalaman Putra saat bertugas sebagai Kasat Reskrim menjadi modal tersendiri karena telah mengenal karakter wilayah dan masyarakat Ketapang.
“Kami senang. Bapak sudah tahu Ketapang karena pernah bertugas di sini,” ujar Alexander.
Alexander berharap komunikasi dan sinergi antara Polres Ketapang, pemerintah daerah, Forkopimda, serta seluruh elemen masyarakat semakin diperkuat.
“Kita bangun semangat kekeluargaan. Ketapang rumah besar kita semua,” katanya.
(Shadi)













