Di Balik Tragedi Kebakaran Pelang, Aksi Heroik Sopir Travel Asal Tumbang Titi Selamatkan Penumpang

Penamerah.co.id Ketapang – Dibalik musibah kebakaran yang terjadi di wilayah Pelang pada tanggal 4/08/2026 ramai diberitakan, ada sebuah kisah heroik yang belum banyak diketahui publik. Kisah ini datang dari seorang pemuda yang berprofesi sebagai sopir travel, bernama Sahdan, warga Desa Sengkara, Kecamatan Tumbang Titi, yang rela mempertaruhkan keselamatannya demi menyelamatkan para penumpangnya.

Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 18.00 WIB. Saat melintas di kawasan Pelang, tiba-tiba angin bertiup kencang sehingga kepulan asap kebakaran menutupi badan jalan. Melihat kondisi tersebut, Sahdan menghentikan mobil travel yang dikemudikannya untuk memastikan apakah jalan di depan masih aman dilalui.

Di saat bersamaan, seorang penumpang wanita panik turun dari mobil. Saat turun, pintu mobil tidak sempat ditutup sehingga asap tebal masuk dan memenuhi bagian dalam kendaraan. Ketika hendak kembali masuk ke mobil, ia berteriak karena kondisi di dalam kendaraan sudah dipenuhi asap. Kepanikan pun menyebar dan para penumpang berhamburan keluar untuk menyelamatkan diri.

Di antara para penumpang terdapat tiga orang yang sedang sakit dan tidak mampu bergerak dengan cepat. Tanpa memikirkan keselamatan dirinya sendiri, Sahdan segera menggendong dan mengevakuasi para penumpang yang sakit agar terhindar dari kepulan asap yang semakin pekat.

Setelah proses evakuasi awal, tiga orang penumpang berhasil ditemukan dan diselamatkan. Namun, masih ada dua penumpang yang belum diketahui keberadaannya, yaitu seorang wanita paruh baya dan seorang laki-laki yang sedang sakit. Pencarian terus dilakukan di tengah kepulan asap yang sangat tebal. Penumpang wanita tersebut akhirnya berhasil ditemukan dalam keadaan selamat. Sementara penumpang laki-laki yang sedang sakit menjadi orang terakhir yang ditemukan. Karena kondisinya dan sulitnya medan pencarian, ia baru berhasil ditemukan sekitar pukul 01.00 WIB dalam keadaan selamat setelah berada di lokasi yang minim kepulan asap.

Dalam proses penyelamatan itu, Sahdan mengalami luka bakar pada kedua kakinya, beberapa luka di bagian tubuh lainnya, serta kehabisan oksigen akibat terlalu lama berada di tengah kepulan asap. Untuk menyelamatkan diri, ia menyusuri parit yang kepulan asapnya lebih tipis hingga akhirnya berhasil keluar dari lokasi berbahaya.

Tidak lama kemudian, warga yang melintas di lokasi bersama pemilik travel, Mas Tugi, yang datang dari Desa Sengkara setelah dihubungi melalui telepon, berhasil menemukan dan mengevakuasi Sahdan. Selanjutnya, Sahdan bersama seorang penumpang wanita paruh baya dibawa ke Puskesmas Tumbang Titi untuk mendapatkan perawatan medis. Sementara penumpang lainnya dibawa ke rumah sakit di Ketapang sesuai dengan kondisi masing-masing.

Hingga saat ini, Sahdan masih menjalani perawatan di Puskesmas Tumbang Titi. Semoga Allah Subhanahu wa Ta’ala memberikan kesembuhan yang sempurna kepada beliau dan seluruh korban yang masih dalam perawatan, mengangkat segala penyakit dan rasa sakit yang mereka alami, serta membalas keberanian dan pengorbanannya dengan pahala yang berlipat ganda. Aamiin ya Rabbal ‘alamin.

Kisah ini menjadi pengingat bagi kita semua bahwa di balik sebuah tragedi, sering kali ada sosok yang rela mempertaruhkan keselamatan dirinya demi menyelamatkan orang lain. Semoga keberanian dan pengorbanan Sahdan menjadi inspirasi bagi kita semua serta menjadi amal saleh yang diterima di sisi Allah Subhanahu wa Ta’ala…

(Red)