Berita  

Diduga inisial R Pasang Patok BPN Palsu dan Merusak Papan Plang di Lahan Ahli Waris Heri pinem

Penamerah.co.idLampung Tengah- Seorang kepemilikan perkebunan atas nama almarhum Satra pinem yang sudah memiliki sertifikat dan sah menurut hukum lokasi Gunung batin baru kecamatan terusan nunyai kabupaten Lampung tengah di patok seorang warga berinisial R lahan seluas 20 hektar yang mengklaim atas nama tersebut.

Namun sangat disesalkan adanya peristiwa Pengrusakan, pencabutan papan plang patok beberapa orang dilokasi area tanah milik ahli waris Heri pinem, berikut adanya dugaan inisial R memasang patok tanah tiang badan pertanahan Nasional (BPN) palsu

Wawancara salah satu narasumber Maksum penjaga kebun menyatakan Tanah tersebut ada berapa plang berdiri di lokasi tanah tersebut, Ada dugaan di rusak inisial R bersama rekan rekan mencabut papan plang milik tanah Almarhum sastra pinem mukin ada 4 tiang yang berdiri tegak tidak ada lagi di tempat dan tersisa 1papan plang jelasnya Maksum narasumber keterangan awak media 20/11/2023

Ahli waris menyatakan ” kami dengan team pengacara mencabut patok yang bertuliskan BPN dan menyisakan sekitar 2 patok untuk bukti bahwa tanah ahli waris heri pinem di patok yang bertuliskan BPN diduga lahan tersebut telah di patok oleh salah satu warga berinisial R bertuliskan badan pertahanan nasional (BPN) Selasa 21/11/2023

Anehnya lagi setelah di konfirmasi dari pihak salah satu pihak BPN tidak tahu menau perihal patok yang ada di desa gunung batin baru tersebut sehingga patok tersebut di duga buatan sendiri dan tanpa ada ijin dari pihak BPN

Ahli waris kepemilikan tanah heri pinem menjelaskan bahwa tanah tersebut sudah memilki sertifikat sejak lama itu pun berpuluh puluh tahun kenapa sekarang di permasalakan ungkapnya

Ada beberapa pelang ahli waris almarhum sastra pinem berdasarkan hak milik:SHM NO 46 63 64 65 66 67 68 69 70 71 72 73 74 75 76 77 78 79 Tahun 1998 yang terdapat di perkebunan di rusak berinisial R. Kami ahli waris tanah akan membuat laporan ke pihak hukum terkait merusak pelang yang sudah di perkarangan perkebunankami”tuturnya

Dalam hal ini patut diduga ada berbagai modus para mafia tanah ini untuk mendapatkan lahan secara ilegal, seperti menggunakan patok bertuliskan badan pertanahan Nasional BPN yang dipalsukan, pemalsuan atau hilangnya kepemilikan tanah yang asli.

Penamerah.co.id konfirmasi seorang pegawai BPN tidak mau nama di publikasikan kemedia penjelasanya tidak tahu menau perihal patok yang ada di desa gunung batin baru tersebut sehingga patok tersebut di duga buatan sendiri dan tanpa ada ijin dari pihak BPN”ungkapkan
Sambung…..

(Wartawan Suparman)