Presiden Prabowo Dorong Penguatan Posbankum dan Rehabilitasi Pengguna Narkotika

Penamerah.co.id Jakarta,— Presiden Prabowo Subianto berdiskusi bersama sejumlah menteri dan pimpinan lembaga di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa siang. Pertemuan tersebut membahas sejumlah langkah strategis pemerintah, mulai dari penguatan bantuan hukum bagi masyarakat, perlindungan generasi muda, hingga rehabilitasi bagi pengguna narkotika.

Dalam diskusi tersebut hadir Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Prof. Brian Yuliarto, Wakil Menteri Kesehatan Prof. Dante Saksono Harbuwono, Kepala BRIN Arif Satria, Kepala BNN Komjen Pol. Suyudi Ario Seto, Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, serta Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya.

Salah satu perhatian utama adalah penguatan Pusat Bantuan Hukum Kementerian Hukum melalui Pos Bantuan Hukum (Posbankum) yang saat ini telah terbentuk di sekitar 83.960 desa dan kelurahan di seluruh Indonesia.

Dari sekitar 16.000 aduan yang telah diterima, sekitar 14.000 kasus dapat diselesaikan melalui mediasi dan pendekatan restorative justice. Dengan penyelesaian di luar proses peradilan tersebut, mekanisme ini berpotensi menghemat anggaran negara hingga sekitar Rp1,2 triliun.

Selain akses terhadap keadilan, Presiden menekankan pentingnya perhatian yang lebih besar terhadap generasi muda. Lingkungan pendidikan, kesehatan, dan sosial perlu terus diperkuat agar anak-anak dan generasi muda Indonesia dapat tumbuh dalam kondisi yang sehat, aman, produktif, serta memiliki daya saing.

Pertemuan juga membahas penguatan rehabilitasi bagi pengguna narkotika, termasuk mereka yang saat ini berada di dalam lembaga pemasyarakatan. Pemerintah akan mengoordinasikan langkah bersama untuk merumuskan kebijakan rehabilitasi sekaligus merespons persoalan kelebihan kapasitas lembaga pemasyarakatan.

Dalam kesempatan tersebut, Presiden turut menekankan pentingnya seluruh kementerian dan lembaga untuk terus melakukan pembenahan serta menjaga penyelenggaraan pemerintahan yang bersih.

Perhatian terhadap generasi muda, akses terhadap keadilan, serta penanganan persoalan narkotika menjadi bagian dari upaya pemerintah membangun lingkungan yang lebih sehat dan aman bagi masyarakat.

Menjaga generasi muda bukan hanya tentang menyiapkan masa depan, tetapi memastikan masa depan itu memiliki ruang untuk tumbuh dengan sehat, aman, dan produktif. Karena Indonesia yang kuat dimulai dari generasi yang kuat.

Sumber: setkab RI

(Red)