Masjid AR–RAJA Kembali Gelar Khitanan Massal Gratis Kedua di Dusun Sungai Soga

Penamerah.co.id,Bengkayang,Kalbar ~Pengurus Masjid AR–RAJA kembali menggelar Khitanan Massal Gratis untuk kedua kalinya yang dilaksanakan di Dusun Sungai Soga, Desa Karimunting, Kecamatan Sungai Raya Kepulauan, Kabupaten Bengkayang, pada Sabtu (13/12/2025).

Khitan atau sunat merupakan salah satu kewajiban penting dalam ajaran Islam yang harus dipenuhi oleh setiap laki-laki Muslim. Pelaksanaan khitan menjadi bagian dari proses penyucian diri dalam menjalankan ibadah. Melalui kegiatan ini, Masjid AR–RAJA berupaya membantu masyarakat dalam menjalankan kewajiban tersebut, khususnya bagi keluarga pra sejahtera.

Ketua panitia, Rahmad, menjelaskan bahwa program khitan gratis ini bertujuan untuk meringankan beban biaya keluarga kurang mampu, terutama bagi anak-anak yatim dan dhuafa.

“Kami berkomitmen untuk melaksanakan program khitan gratis ini setiap tahun. Harapannya, dapat membantu para orang tua yang memiliki keterbatasan biaya dalam mengkhitankan putra-putranya,” terang Rahmad.

Khitanan massal ini bekerja sama dengan Khitan Juara Singkawang yang menggunakan metode modern tanpa jarum suntik untuk pembiusan pada batang penis, sehingga lebih nyaman bagi anak-anak.

Sementara itu, Dokter Basyuki Rahmat, S.Kep., Ners, selaku tenaga medis, menjelaskan bahwa pasca khitan anak-anak biasanya akan merasakan nyeri sekitar 30 menit hingga 2 jam setelah tindakan, seiring dengan berkurangnya efek bius, meskipun tidak semua anak mengalaminya.

Ia juga menyampaikan bahwa sebagian anak merasa takut saat buang air kecil karena perubahan bentuk penis pasca khitan. Oleh karena itu, orang tua perlu memahami beberapa tips penting, di antaranya:

1. Mengarahkan anak untuk memperbanyak konsumsi air putih.

2. Mengingatkan anak agar tidak menahan keinginan buang air kecil.

3. Apabila dalam waktu 1×24 jam anak belum buang air kecil, orang tua diminta segera menghubungi tempat sunat.

Salah satu orang tua peserta, Iyan, mengaku sempat merasa cemas saat anaknya dipanggil untuk dikhitan. Namun rasa khawatir tersebut hilang setelah melihat langsung proses khitan yang menggunakan metode berbeda dari yang ia alami dulu.

“Saya melihat anak saya tenang, tidak merasakan sakit, bahkan sempat tertawa saat proses khitan berlangsung. Saya sangat berterima kasih kepada pengurus Masjid AR–RAJA dan seluruh jajarannya karena telah membantu meringankan beban biaya khitan,” ujar Iyan.

Ia juga berharap kegiatan khitanan massal gratis ini dapat terus dilaksanakan di masa mendatang. Menurutnya, selain gratis, tenaga medis yang menangani sangat profesional sehingga orang tua merasa lebih tenang.

Tak hanya mendapatkan layanan khitan gratis, anak-anak peserta juga menerima doorprize dan Sertifikat Juara Sunat, yang membuat mereka merasa bangga dan senang. “Seolah-olah anak-anak kami adalah para juara. Ini sangat menghibur dan membuat anak-anak tidak trauma,” tutup Iyan.

( Djong Eko )